Menu

Title

Subtitle

Blog Search

Blog Archive

Comments

There are currently no blog comments.

Tutorial Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola

December 12, 2016

Saat menyaksikan pertandingan sepakbola pada layar kristal kita sering disajikan aksi tebak skor yang dikerjakan para juru. Walau memikat, saya gak percaya tebak skor adalah sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau sepadan untuk fun and games bolehlah, namun tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada pokok logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Berbeda dengan mereka siapa menyunggi yang dengan menang -- atau kalau pertandingan hendak berakhir dengan seri. Menebas seperti itu lumrah saja dikerjakan, walau dalam akhirnya globe itu luncai sehingga pemenang pun terkadang kali melenceng diprediksi. Mengapa? Karena tersedia tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini hamba akan sebarkan beberapa tips membuat bayangan yang masuk. Bukan berisi saya saja benar pada memprediksi sebuah pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) beta memiliki rekor kebenaran perkiraan yang pas tinggi: pada umumnya 3 daripada 4 perkiraan saya cocok kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, aku memprediksi dengan terjadi All German kesimpulan di Liga Champions. Pada final, tergolong di depan beribu-ribu warga Surabaya yang tumpah sebuah kalender nonton menyerentakkan, saya meneroka Bayern Munich akan menundukkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kemajuan. Sebelum itu saya pula meyakini jika Atletico Madrid akan merebut Copa Del Rey. Final, saya mencari Belanda bakal mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin abdi tekankan disini adalah; prediksi bisa betul bisa lengah, tapi yang penting satu prediksi telak harus mempunyai dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka unsur keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap saja tidak bisa diprediksi dengan 100%, bahkan prediksi menyerempet skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi mumbul tajam.

Hamba ajak Engkau untuk menyelidik beberapa bayangan terakhir abdi guna meriwayatkan beberapa kepercayaan penting yang saya serius akan berguna bagi Kamu saat mengetes memprediksi pertandingan.

Di antara prediksi yang hamba sebut di atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar tiang Atletico]. Walau demikian tersedia logika pada belakang prediksi tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh kian berkualitas. Tumpuan masa memberitakan ketidakrukunan tokoh Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Daripada media heran saya menerima kabar jika Ronaldo serta Mourinho juga tidak sesuai (berita menyerempet hal tersebut baru merembes di Indonesia beberapa waktu lalu). Guna pelatih saya paham sah arti keragaman tim di dalam dan pada luar lokasi dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini disematkan faktor Falcao yang padahal on fire, yang membuat saya degil memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana di dalam tim, paling utama saat satu buah turnamen berjalan di mana pemain harus terus bertepatan tanpa dapat menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat sayembara cup, kemonceran striker amat menentukan. Tatkala pertandingan persatuan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen menjulang lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau kurnia keseluruhan menyunggi juga harus dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Indonesia saya melawan hati nurani. Berdasar pada subjektif hamba membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat memakai kacamata berpanggilan objektivitas, aku semua pasti setuju jika Belanda senggang di untuk Indonesia. Dan lalu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih transparan? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia mau bermain maksimum gairah, dengan demikian akan bisa mereduksi perbedaan kualitas. Maka, skor tipis atau buntal bisa pula diprediksi secara sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, adalah keberuntungan semata.

http://beritabolaku.net/ Tips dugaan 3: Hindari membela 1 buah tim saat membuat bayangan. Kita piawai selalu berhajat tim kesayangan kita menang, tapi ketika membuat prediksi tentu pikiran harus diutamakan di kepada fanatisme hati.

Saya tersenyum saat mengatakan di satu media perihal tentang persamaan-persamaan final Permufakatan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi sarjana terakhir bengawan. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund berlandaskan fakta-fakta itu. Mereka khlaf bahwa fakta-fakta tersebut memukau dan benar-benar benar adanya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah kelurusan hati dengan fakta yang lain merupakan salah satu kaca dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan terampil menjadi lingkungan membuat sebuah prediksi sayembara.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern pula dimunculkan terlintas bertahun-tahun kincit. Karena ilmu sejarah statistik Dortmund memang semarak saat menentang Bayern, tidak sedikit yang lalu menilai BVB akan siap mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini menyesatkan. Mengapa? Karena statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik awal musim pun tidak bisa dengan begitu saja menjadi tolok ukur. Perkembangan ke-2 tim sejak pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips bayangan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan rumpang kedua menjulang yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini aja.

Karena perkiraan saya kerap saya tampilkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak mohon saya meneka berbagai pertandingan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau abdi tolak dengan alasan kurang paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Tanda saya berikut senafas beserta tips perkiraan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi kabar dan wawasan yang indah mengenai kru atau perkongsian tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari memproduksi prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil sebagai pakar tentang semua perkongsian yang siap. Akui selalu.

Tips prediksi 7: Kita juga tidak seharusnya menenung setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua kru menurut Kamu 50-50. Pada waktu sudah amat tahan bangun, hindari mendesak diri memproduksi prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan perkiraan anda hendak meningkat.

Sedang banyak pertimbangan lainnya yang bisa dan patut dipakai dalam menciptakan sebuah perkiraan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat beta berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: sebuah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh petunjuk prediksi ini. Sebuah prediksi yang terhormat, baik sahih maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau pembawaan analisa yang ada di belakangnya.

Go Back

Comment